'Couture for Culture' (www.thedramaturge.com)

Bordir Manual VS Komputer (*Tasikmalaya)

Sejujurnya memperhatikan bordir Tasikmalaya adalah hal yang sangat menarik. Tapi kemaren saya dibantai…eh salah..diberikan masukan dan saran habis-habisan oleh seorang dosen..hmmmph bener-bener harus mengganti judul thesis…oh God semoga  pingki bisa lulus ontime sesuai jadwal BU..aamiin… -___-

Semangaaaat Pingkaii…. ^.^

Btw berikut ini adalah sedikit data2 keunggulan dan kekurangan bordir manual versus komputer di kota Tasikmalaya

Bordir Komputer
Bordir Manual (Juki, khususnya Mesin Kejek)
Mass Product
Terbatas/exclusive
Waktu pengerjaan cepat
Lebih lama dengan tahapan proses pengerjaan yang sama dengan komputer
(perencanaan desain/gambar, aplikasi, dan finishing)
1 hari >10 tergantung model
2-3 hari/pcs
Kualitas hasil: Kurang rapih, tidak halus, untuk bahan tertentu cepat terburai (tidak menempel kuat)
Good Quality: Rapih, halus, kuat
Seperti pada produk batik print
Batik tulis
 

 

Sejauh ini bordir manual +komputer sama-sama dibuat produk  baju koko, mukena, & sepatu atau sandal….dari segi hasil, jelas lebih bagus yang manual..tapi sejauh ini sih motif nya..ya…gitu-gitu aja..jadi sometimes antara manual dan komputer asa sama-sama aja dari jauh…perbedaannya mulai terasa waktu dipegang…diraba,,dirasakan..hehe..yang komputer lebih kasar + berantakan..yang manual halus dan rapih..

Btw tapi tetap aja halusnya bordir Tasik masih kalah jauh sama bordir Bali+Surabaya

Next post nanti saya bocorin dimana letak bedanya…

Sekarang mari kita ke kampus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s